Tax Amnesty

Harta Tax Amnesty Kini Mencapai Angka Rp 246 Triliun

Total harta yang telah dilaporkan sudah mencapai angka Rp 246 triliun, ini berdasarkan sumber dari data statistik pengampunan pajak yang dirilis oleh Direktorat Jenderal Pajak. Adapun rinciannya sebagai berikut ini, yakni deklarasi harta yang berasal dari dalam negeri sudah hampir mencapai angka Rp 200 triliun, tepatnya di angka Rp 192 triliun. Sementara deklarasi harta yang bersumber dari luar negeri, kini telah terkumpul sebanyak Rp 40,1 triliun. Dimana total harta yang telah dilaporkan tersebut mencapai angka Rp 13,9 triliun dan telah direpatriasi atau telah masuk kembali ke Tanah Air.

Ditjen Pajak

Adapun keseluruhan uang tebusan yang telah masuk sebesar Rp 5,28 triliun. Uang tebusan tersebut didominasi oleh Wajib Pajak (WP) baik orang pribadi non Usaha Mikro Kecil dan Menengah. Rinciannya sebagai berikut, uang tebusan yang disetorkan oleh WP non UMKM sebesar Rp 4,40 triliun, dan Rp 564 miliar yang merupakan uang tebusan dari WP badan non UMKM.

Selanjutnya, uang tebusan yang bersumber dari WP orang pribadi yang merupakan UMKM, kini mencapai Rp 304 miliar, serta Rp 11,8 miliar yang berasal dari WP badan UMKM. Bersumber dari data statistik yang telah dirilis tersebut, surat pernyataan harta yang kini sudah masuk berjumlah 34.859. Adapun data yang telah masuk di hari ini mencapai 12.652 surat.

Program pengampunan pajak ini sejatinya sudah dibuka dari bulan Juli 2016, dan akan berakhir pada bulan 31 Maret tahun depan. Pemerintah melalui program ini menargetkan bahwa pendapatan negara akan bertambah sebanyak Rp 165 triliun, yang berasal dari uang tebusan yang nantinya akan masuk.

Uang Tebusan

Sementara itu, berdasarkan data yang bersumber dari Ditjen Pajak, bahwa sebanyak 1.929 Wajib Pajak baru saja mengikuti program tax amnesty ini. Bahkan sebanyak 1.591 WP diantara total WP tersebut, baru saja memiliki NPWP atau Nomor Pokok Wajib Pajak, setelah berlakunya UU mengenai Pengampunan Pajak. Sebanyak 1.929 WP tersebut telah membayar uang tebusan, dengan total senilai Rp 123,24 miliar, dengan rincian deklarasi harta yang dilaporkan sebesar Rp 6,86 triliun.

Pemerintah pun kini telah menaikkan mengenai batasan penghasilan yang akan terbebas dari pajak, yang sebelumnya di angka Rp 36 juta setahun, atau jika di hitung perbulan Rp 3 juta, menjadi Rp 54 juta setahun atau Rp 4,5 juta perbulannya.

Tax Amnesty

Perlu diketahui, bahwa untuk dapat mengikuti program tax amnesty ini, terlebih dahulu harus melunasi segala tunggakan terkait pajak. Lantaran melunasi tunggakan pajak merupakan salah satu persyaratan yang harus dipenuhi dalam mengajukan tax amnesty, dan juga harus dilampirkan bukti pelunasan dalam Surat Pernyataan.

Pengampunan Pajak

Hingga saat ini tunggakan pajak yang belum dilunasi oleh para WP mencapai angka Rp 57 triliun. Sehingga Ditjen Pajak akan mengancam, dan bahkan akan melakukan penyanderaan bagi para WP yang tidak membayar tunggakan pajaknya.

 

Leave a Reply